jump to navigation

Singkatan Uedan kwkw March 13, 2009

Posted by esemelekete in konyol.
2 comments

dapet dari notes FB temen.. lucu tenan.. ampek ketawa aku.. 😀

Selain lembaga pemerintahan,
kebiasaan singkat menyingkat juga berlaku untuk tag line suatu daerah.

Solo Berseri, Jogja Berhati
Nyaman, Temanggung Bersenyum, Cilacap Bercahaya, semuanya adalah singkatan.

Juga untuk menyebut suatu
kawasan, yang katanya akan menjadi suatu kawasan yang unggul dan berkembang.

Bermula dari Jabotabek, eh
sekarang Jabodetabek.

Muncul pula Gerbangkertosusila
(Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya , Sidoarjo, Lamongan),

Barlingmascakeb (Banjarnegara,
Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen),

Pawonsari Bakulrejo (Pacitan
Wonogiri Wonosari, Bantul, Kulon Progo, Purworejo),

atau Joglosemar (Jogja Solo
Semarang ).

Beruntung tidak ada yang
membalik urutannya menjadi Semarang Solo Yogya, disingkat menjadi Semar Loyo.

Mungkin di masa mendatang akan
muncul juga Dibalang Sendal (Purwodadi, Batang, Pemalang, Semarang , Kendal),

atau Kasur Bosok (Karanganyar,
Sukoharjo, Boyolali, Solo, Klaten).

Asal jangan Susu Mbokde
( Surakarta , Sukoharjo, Mboyolali, Kartasura, Delanggu)

atau Tanteku Montok (Panjatan,
Tegalan, Kulwaru, Temon, Toyan, Kokap) saja.

Anak-anak muda Jogja tidak kalah kreatifnya untuk ikut-ikutan menyingkat nama
tempat.

Sebut saja Amplas untuk
Ambarukmo Plaza , atau Jakal (Jalan Kaliurang), Jamal (Jalan Magelang).

Kalau sampeyan sekolah di SMA
6, bisa nyombong kalau sampeyan sekolah di Depazter alias Depan Pasar Terban.

Bahkan, dari pusat kota Jogja, sangat mudah untuk mencapai Paris (Parangtritis)
, atau Pakistan (Pasar Kidul Stasiun alias Sarkem),

bahkan Banglades (Bangjo
Lapangan Denggung Sleman).

Sampeyan seorang yang enthengan, ringan tangan, suka membantu, ndak pernah
menolak untuk dimintai tolong?

Berarti sampeyan layak
menyandang nama Willem Ortano, alias Dijawil Gelem Ora Tau Nolak.

Atau kalau sampeyan pinter
omong, jualan obat, meyakinkan orang dengan omongan sampeyan yang nggak karuan
bener salahnya, maka jangan marah kalau sampeyan dipanggil sebagai Toni Boster,
alias Waton Muni Ndobose Banter

Advertisements

plesetan lucu.. :D February 8, 2008

Posted by esemelekete in konyol.
24 comments

dapet dari hasil keliling2 di blog2 tetangga nemulucu.. hi hi.. dah lama nggak ketawa ngikik baca banyolan garing bin konyol kek gini.. 😀

Plesetan
1. Penyanyi dunia asal Aceh yang tewas bunuh diri…
Cut Cobain.
2. Dua artis yang sangat tinggi…
Lulu Tebing dan Jeremy Monas.
3. Ayam terbesar adalah…
Ayam semesta.
4. Bakso yang wangi…
Baksona Roll On Deodorant.
5. Bangsawan Inggris yang terkenal dengan acara lawaknya di TV…
SirMulat.
6. Fisikawan terkenal dari Batak…
Sir Isaac Nasution.
7. Bebek yang terkenal…
Bebekstreet Boys.
8. Bola yang disukai anak kecil…
Bolaemon.
9. Buah yang bikin bingung…
Strawberry (bingung, kan?).
10. Setelah bulan yang ada sekarang ini,kelak ada bulan apalagi?…
Bulan depan.
(more…)

preman yang baik.. :D December 6, 2007

Posted by esemelekete in konyol.
1 comment so far

pas puasa gw malem2 jam2 pagi jalan2 muter2 cari angin..  terus di sebuah gang gw ketemu sekelompok orang lagi nongkrong.. dan kebetulan gw kenal salah satunya yang merupakan preman kampung senior di kampung tempat gw ngekos…  sebut saja preman itu bang “Azis”, subuh itu bang azis lagi nongkrong di gang ngabisin waktu di bulan puasa..  sambil nunggu mau keliling bangunin sahur…   dengan di kelilingi pengikutnya yang rata2 masih anak2 ABG bang azis terlihat seperti seorang maha guru dengan  murid2nya..  🙂

kira kira begini percakapan preman itu dengan  ABG2 tadi…

BA (bang Azis) : ” Kalian itu tahu nggak..? puasa itu penting buat psikologis kalian dan abik buat fisik”

AA (anak anak) : “oh gitu ya bang ” kata anak2 tadi penuh ingin tahu..

BA : “iya, kalian tahu nggak secara psikologis pas kalian puasa itu organ organ tubuh kalian di bersihin” , “jadi secara psikologis puasa itu bagus buat kalian, karena fisik kalian akan lebih sehat”

gw speechles…. mau ketawa tapi takut ditusuk besuk2 kalo ketemu..  🙂  gw cuma lewat sambil bilang “mari bang…”