jump to navigation

Kuning dari Timur August 16, 2011

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
add a comment

Dengan ini saudaraku, aku berikan sebuah pengertian akan datangnya kuning dari timur.
Ketika penutup kulit telapak tangan menyatukan antara berbeda, aku melihat datangnya kuning dari timur. Aku mendapati diriku berada di sebuah kosong dari tiga menara yang dari padanya menempel tujuh mahkota dengan sebelas naga pada tiap ujungnya..

Kemudian aku berjalan menuju sebuah jalan kecil dimana hanya sang mimpi yang sering melewatinya,aku menemukan bahwasannya pada jalan itu terlihat ada ujung dengan sinar yang terang namun ketika aku rasakan dengan mataku tak terlihat adanya satupun celah untukku masuk melewati jalan itu.

pada kematianku sebelumnya aku pernah melewati jalan seperti ini sebelumnya. Entah mengapa sebagian diriku menganggapnya akan sama.. tapi entahlah waktuku tidak lama lagi

Advertisements

Sembilan hari di ufuk nirwana November 11, 2008

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
add a comment

Saat paling menggodaku untuk terus berpikir.. malam yang terus mengejarku saat matahari menghianatiku meninggalkanku dan membiarkan aku di rengkuh gelap dan dinginya malam.. entah mengapa selalu berulang semua langkah yang pernah ada
sesungguhnya yang pernah aku jalani adalah hanya kekosongan semata.. tak berarah layaknya anak panah yang dilepaskan oleh orang buta..
Sesaat pernah terdapat sebuah pelangi dan seekor laba laba di depan pintu rumahku.. menyapa dalam rindangnya sore itu… yang kemudian aku berjalan melaluinya seakan tak pernah ada apa apa… keinginan akan esok hari semakin merayap dalam tiap inci deru sang jaman menggerogotiku seakan ingin membunuhku hari ini…
beginilah hari hariku di dalam nirwanaku..

Binatang ke tujuh November 11, 2008

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
2 comments

sesungguhnya ketika tiba masa dimana ada 17 (tujuh belas) masa yang dari padanya tersimpan 11 (sebelas) saat dan dari semua itu tersusun dalam duapuluh jendela kosong dan menjulang daripadanya 5 (lima) menara..
daripadanya yang telah tersimpan waktu aku mendapatkan diriku melihat bahwasanya dari sebelah kananku muncul dari dalam samudra dalam seekor makhluk dengan tanduk yang berwarna merah… dan dari pada tanduk itu keluar 5 kepala yang merupakan sifat asli dari makhluk itu… kelima kepala itu bernama.. kecantikan, kesombongan, ketidakpedulian, kecerdikan dan kemunafikan… dari kelima kepanaya aku hanya tertarik dengan kepala yang bernama kecantikan… tapi sesungguhnya aku melihat jika makhluk itu memiliki tubuh yang tak terlihat… jejak kakinya bahkan tidak membekas di garis pasir pantai… makhluk itu dengan membabi buta membanggakan dan menyeruduk kesana kemari dengan tanduk dan kepalanya itu… karena pada masing masing kepalanya ada terdapat 7 tanduk dan 66 telinga..

batu yang berbicara November 11, 2008

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
add a comment

sesungguhnya sesaat kemudian aku merasa terpana dengan sekelilingku… aku mendapati diriku terbaring diantara bebatuan tinggi yang sebenarnya tidak terlalu tinggi…
pada masing masing batu itu ada sebuah mahkota yang bertuliskan sesuatu… dan sungguhpun aku berusaha membacanya dan mereka-reka.. tak dapatlah tulisan itu kubaca…
kudatangi tiap batu itu dengan harapan bisa kuketahui mengapa aku berada di tempat itu… tapi yang kudapati hanyalah desiran angin yang bertiup diantara sela sela batu…
beberapa kali aku menemukan beberapa batu yang seolah merupakan jawaban semua pertanyaanku.. tapi seberapa kuat aku mencoba tak kuasalah aku untuk membuat batu itu bicara….

yang Terciptakan November 11, 2008

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
add a comment

Pada mulanya ada udara… dari udara tercipta dan terlihat berbagai makhluk yang bergantung hidup padanya… kemudian aku melihat hutan…
Disana aku pergi berjalan dengan keyakinan akan menemukan tujuh awan dari ketujuh pelangi.. disana kelak menurut kabar jika aku dapat memiliki salah satu pelangi itu dan memegangnya dg lenganku saat hari semakin senja.. maka kelak akan bahagia sisa hidupku nanti…

Kolam itu dibawah sinar bulan November 11, 2008

Posted by esemelekete in Kisah Sang Penjagal Matahari.
Tags:
add a comment

pada suatu hari di sebuah malam yang tak pernah kuduga sebelumnya . . . sebuah bayangan berlalu melaluinya.. melalui celah sempit masa lalu yang sedang kunikmati sekarang..
kemudian seekor peri malam menemuiku pagi ini menyapa dengan riang seolah seperti pernah mengenal aku sebelumnya sedangkan mataku ini masih tertutup oleh kabut yang masih tebal bersaut di depan mukaku, kusapa kembali dirinya dengan penuh perasaan semu yang aku sendiri tak pernah mengerti..
(more…)